Dapatkah senyawa bioaktif temulawak menjadi agen imunomodulator alami pengganti impor?
Dr. apt. Anisa Rahmawati
Fakultas Farmasi UGM
Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Suwidjiyo Pramono
Riset ini hanya akan didanai jika mencapai target 100% sebelum batas waktu. Jika target tidak terpenuhi, 100% dana Anda dikembalikan utuh tanpa potongan.
About this Project
Isolasi dan standardisasi fraksi kurkuminoid temulawak untuk aktivasi limfosit T yang terukur secara ilmiah.
Mengangkat kearifan lokal "Budaya Sehat Jamu" yang telah diakui UNESCO. Penelitian ini memverifikasi secara ilmiah efikasi kombinasi empon-empon Nusantara pada kultur sel kekebalan tubuh guna menghasilkan sediaan fitofarmaka berkualitas tinggi.
The Research
Uraian metodologi ilmiah terperinci yang ditelaah oleh komite peer-review.
1. Latar Belakang & Kearifan Lokal
Isolasi dan standardisasi fraksi kurkuminoid temulawak untuk aktivasi limfosit T yang terukur secara ilmiah.
2. Urgensi & Manfaat yang Diharapkan
Mengangkat kearifan lokal "Budaya Sehat Jamu" yang telah diakui UNESCO. Penelitian ini memverifikasi secara ilmiah efikasi kombinasi empon-empon Nusantara pada kultur sel kekebalan tubuh guna menghasilkan sediaan fitofarmaka berkualitas tinggi.
3. Tujuan & Metodologi Penelitian
Budget
Transparansi radikal: rincian rencana alokasi biaya penelitian dan instrumen laboratorium.
Seluruh dana hibah yang terkumpul diamankan dalam rekening penampung resmi (escrow) dan dicairkan secara bertahap per pencapaian milestone yang diverifikasi komite ilmiah.
Rencana Anggaran Biaya (RAB) dirancang dengan prinsip akuntabilitas dan efisiensi, mencakup kebutuhan operasional riset, pengadaan alat atau bahan uji, dan pelaksanaan eksperimen terukur.
Reviewed by
Rekomendasi dan telaah sejawat dari dewan pakar akademis independen.
“Riset Dr. Anisa sangat krusial dalam menjembatani kearifan lokal empon-empon ke ranah sains fitofarmaka modern berstandar ekspor. Metodologi pengujian yang dirancang sangat ketat dan terukur.”
Prof. Dr. Ir. Herman Surono
Guru Besar Kimia Bahan Alam
Institut Teknologi Bandung
Project Timeline
Linimasa bertingkat pencairan dana escrow sesuai bukti laporan kemajuan laboratorium.
Ekstraksi & Isolasi Senyawa
Ekstraksi rimpang, fraksinasi, dan konfirmasi kemurnian senyawa target di atas 95%.
Uji In-Vitro Imunomodulator
Paparan senyawa pada kultur limfosit T dan pengukuran aktivasi seluler secara terukur.
Formulasi & Standardisasi Kapsul
Formulasi sediaan fitofarmaka dan penyusunan berkas sertifikasi ilmiah.
Meet the Team
Profil peneliti utama dan kolaborator laboratorium yang memimpin penelitian.
Dr. apt. Anisa Rahmawati
Fakultas Farmasi UGM
Peneliti Utama
Peneliti aktif di Fakultas Farmasi UGM, berfokus pada pembuktian hipotesis ilmiah terbuka dan pengembangan riset yang berdampak.
Kolaborator Tim
Fikri Ramadhan, S.Farm.
Asisten Peneliti Fitofarmaka · Fakultas Farmasi UGM
Lab Notes
Catatan laboratorium terbuka: mikro-publikasi berkala temuan penelitian.
Hasil isolasi 12 senyawa aktif empon-empon di laboratorium
Menggunakan kromatografi kolom, kami berhasil memisahkan dan mengonfirmasi 12 fraksi senyawa dari rimpang temulawak segar.
Kurva absorbansi spektrofotometri menunjukkan puncak kurkuminoid
Pembacaan spektro pada panjang gelombang 425 nm mengonfirmasi konsentrasi kurkuminoid yang konsisten antar-batch sampel etnobotani.
Preparasi kultur limfosit T untuk uji imunomodulator dimulai
Sel mononuklear darah tepi telah diisolasi dan dikultur. Uji viabilitas menunjukkan angka di atas 90%.
Additional Information
Proyek ini terdaftar resmi pada repositori riset terbuka CHIDGE dengan DOI 10.18258/jamu-fitofarmaka-01. Seluruh data mentah dan dokumentasi eksperimen akan diunggah dengan lisensi terbuka Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) untuk verifikasi publik.
Project Backers
184 penyandang dana gotong royong yang telah mengamankan riset ini.