Lewati ke konten utama
BioteknologiDOI: 10.18258/empon-antivirus-09Peer Reviewed

Kombinasi empon-empon Nusantara manakah yang paling poten menghambat replikasi virus dengue?

dr. Rian Firmansyah

dr. Rian Firmansyah

Farmakologi UGM

Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Mustofa

Kombinasi empon-empon Nusantara manakah yang paling poten menghambat replikasi virus dengue?
BioteknologiSains TerbukaKearifan Lokal
Rp 52.000.000/ Terkumpul
74% tercapaiTarget: Rp 70.000.000
118Donatur / Backers
7Hari Tersisa
Garansi All-or-Nothing Escrow

Riset ini hanya akan didanai jika mencapai target 100% sebelum batas waktu. Jika target tidak terpenuhi, 100% dana Anda dikembalikan utuh tanpa potongan.

Salurkan Dana Hibah

About this Project

Skrining in-vitro ekstrak jahe, kunyit, dan sambiloto terhadap serotipe DENV-2.

Pengujian aktivitas antiviral fitofarmaka alami terhadap replikasi non-struktural protein 5 virus Dengue.

The Research

Uraian metodologi ilmiah terperinci yang ditelaah oleh komite peer-review.

1. Latar Belakang & Kearifan Lokal

Skrining in-vitro ekstrak jahe, kunyit, dan sambiloto terhadap serotipe DENV-2.

2. Urgensi & Manfaat yang Diharapkan

Pengujian aktivitas antiviral fitofarmaka alami terhadap replikasi non-struktural protein 5 virus Dengue.

3. Tujuan & Metodologi Penelitian

Uji plaque assay pada sel Vero dan Reverse Transcription qPCR untuk kuantifikasi salinan genom virus.

Budget

Transparansi radikal: rincian rencana alokasi biaya penelitian dan instrumen laboratorium.

Seluruh dana hibah yang terkumpul diamankan dalam rekening penampung resmi (escrow) dan dicairkan secara bertahap per pencapaian milestone yang diverifikasi komite ilmiah.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) dirancang dengan prinsip akuntabilitas dan efisiensi, mencakup kebutuhan operasional riset, pengadaan alat atau bahan uji, dan pelaksanaan eksperimen terukur.

Komitmen Tanpa Risiko:Bila target pendanaan 100% tidak tercapai dalam kurun waktu kampanye, seluruh donasi dikembalikan ke donatur tanpa potongan apa pun.
TargetRp 90.000.000
Bahan habis pakai laboratorium(1 paket)
Rp 25.000.000
Sewa instrumen analitik & kalibrasi(2 bulan)
Rp 20.000.000
Pengujian spesimen & validasi(1 paket)
Rp 30.000.000
Diseminasi & publikasi terbuka(-)
Rp 15.000.000

Reviewed by

Rekomendasi dan telaah sejawat dari dewan pakar akademis independen.

Hingga kini belum ada antivirus spesifik untuk dengue. Riset fitofarmaka berbasis tanaman obat asli Indonesia ini memiliki dasar molekuler yang kuat.

Prof. Dr. dr. Haryono, Sp.PD-KPTI

Prof. Dr. dr. Haryono, Sp.PD-KPTI

Konsultan Penyakit Tropis

FK-KMK UGM

Project Timeline

Linimasa bertingkat pencairan dana escrow sesuai bukti laporan kemajuan laboratorium.

Tahap 1SelesaiAlokasi Escrow: 35%

Eksplorasi Etnobotani & Fraksinasi Terpandu

Koleksi 12 simplisia jahe merah dan temulawak.

Tahap 2Sedang BerjalanAlokasi Escrow: 35%

Simulasi Molecular Docking & Uji Enzimatik

Penapisan afinitas senyawa terhadap protease virus.

Tahap 3MendatangAlokasi Escrow: 30%

Formulasi Tablet Efervesen Terstandar

Uji disolusi dan stabilitas formulasi fitofarmaka.

Meet the Team

Profil peneliti utama dan kolaborator laboratorium yang memimpin penelitian.

dr. Rian Firmansyah

dr. Rian Firmansyah

Farmakologi UGM

Peneliti Utama

Peneliti aktif di Farmakologi UGM, berfokus pada pembuktian hipotesis ilmiah terbuka dan pengembangan riset yang berdampak.

Kolaborator Tim

dr. Citra Lestari

dr. Citra Lestari

Laboran Virologi & Seluler · Pusat Kedokteran Tropis UGM

Lab Notes

Catatan laboratorium terbuka: mikro-publikasi berkala temuan penelitian.

Lihat Semua (0)
Peneliti belum mempublikasikan catatan lab pertama untuk proyek ini.

Additional Information

Etika SubjekBebas Uji Subjek Rentan
Deklarasi AIBebas Generative AI Otomatis
Hak Cipta / HAKI100% Hak Milik Peneliti

Proyek ini terdaftar resmi pada repositori riset terbuka CHIDGE dengan DOI 10.18258/empon-antivirus-09. Seluruh data mentah dan dokumentasi eksperimen akan diunggah dengan lisensi terbuka Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) untuk verifikasi publik.

Project Backers

118 penyandang dana gotong royong yang telah mengamankan riset ini.

Jadilah donatur pertama yang menyokong pembuktian ilmiah ini!

Salurkan Hibah Pertama